Karena Linux free, bebas?
Karena Linux lebih stabil?
Karena Linux costumizable?
hmmmm,..........
Oke sekarang ceritakan pengalaman anda memakai linux di PC anda?!............
Karena Linux lebih stabil?
Karena Linux costumizable?
hmmmm,..........
Oke sekarang ceritakan pengalaman anda memakai linux di PC anda?!............
Nah yang ini adalah pengalaman saya,.. Pertama saya memakai linux adalah RedHat 7.2, dan itu pun terpasang di PC temen, yang cuman 233MMX RAM 64Mbyte, Linux ini hanya bertahan selama 2 hari habis itu di babat ama W**dows, karena temen komplain, he..he..he...
karena saat itu mencari master dari OS linux ini sangatlah susah, terutama di daerah saya, maka akhirnya saya beralih lagi ke win**ws, apalagi saat itu UU HAKI juga belum diratifikasi, hehehee....
Pada tahun 2005, saya mencoba membuka usaha service, jual beli komputer, namun karena tempat yang terpencil dan modal yang terbatas, maka saya manambahkan usaha warnet kecil-kecilan, memanfaatkan telkomnet sebagai ISP-nya. Nah mulai saat itulah ada desas-desus masalah razia dan lain-lainnya. Karena takut apalagi dengan modal yang kecil, maka saya mencoba memakai linux sebagai OS pada warnet saya, pertamanya saya memakai SimplyMepis, karena susah menambahkan repo, maka saya beralih ke RedHat 9, saat selesai instalasi mulailah saya direpotkan dengan konfigurasi internal modem saya, akhirnya saya dapat driver namun sayang kecepatannya dibatasi hanya 14,4Kbps saja. Dengan konfigurasi itu banyak user yang mengeluh, karena lambatnya koneksi. Akhirnya nekat beli sebuah modem eksternal merk Prolink Tornado dan masalah koneksi itupun teratasi apalagi dengan memakai modem eksternal ini saya tidak perlu menginstall driver apapun lagi, benar-benar plug-and-play.
Karena desktop default RedHat 9 yang kurang menarik akhirnya saya ganti ke SuSE Professional 9.3 apalagi saya juga mendapatkan repositori, akhirnya saya bisa bereksperimen dengan Linux sepenuhnya tanpa harus terhubung ke internet, betul-betul menyenangkan. Kebanggaan saya sebagai satu-satunya warnet yang desktopnya nyeleneh, terlebih lagi dengan komentar user yang mengatakan bahwa internet di tempat saya jauh lebih cepat,.. ditambah lagi dengan adanya serangan virus lokal yang mulai mengganas saat itu namun tetap tidak mampu menyentuh sistem SuSE Professional 9.3 saya betul-betul membuat saya puas.
Tahun 2006 saya mulai melebarkan sayap ke usaha migrasi dari Win**ws ke Linux, target yang saya tuju adalah sekolah-sekolah, saat itu saya betul-betul seperti orang gila yang menjual barang yang sangat aneh dan tidak di mengerti oleh konsumen. Akhirnya saya menemukan partner usaha, dan mulailah usaha migrasi ini berjalan walaupun tidak bisa dibilang lancar, dari tahun 2006 hingga 2008 ini ada beberapa proyek migrasi yang saya kerjakan, yaitu;
karena saat itu mencari master dari OS linux ini sangatlah susah, terutama di daerah saya, maka akhirnya saya beralih lagi ke win**ws, apalagi saat itu UU HAKI juga belum diratifikasi, hehehee....
Pada tahun 2005, saya mencoba membuka usaha service, jual beli komputer, namun karena tempat yang terpencil dan modal yang terbatas, maka saya manambahkan usaha warnet kecil-kecilan, memanfaatkan telkomnet sebagai ISP-nya. Nah mulai saat itulah ada desas-desus masalah razia dan lain-lainnya. Karena takut apalagi dengan modal yang kecil, maka saya mencoba memakai linux sebagai OS pada warnet saya, pertamanya saya memakai SimplyMepis, karena susah menambahkan repo, maka saya beralih ke RedHat 9, saat selesai instalasi mulailah saya direpotkan dengan konfigurasi internal modem saya, akhirnya saya dapat driver namun sayang kecepatannya dibatasi hanya 14,4Kbps saja. Dengan konfigurasi itu banyak user yang mengeluh, karena lambatnya koneksi. Akhirnya nekat beli sebuah modem eksternal merk Prolink Tornado dan masalah koneksi itupun teratasi apalagi dengan memakai modem eksternal ini saya tidak perlu menginstall driver apapun lagi, benar-benar plug-and-play.
Karena desktop default RedHat 9 yang kurang menarik akhirnya saya ganti ke SuSE Professional 9.3 apalagi saya juga mendapatkan repositori, akhirnya saya bisa bereksperimen dengan Linux sepenuhnya tanpa harus terhubung ke internet, betul-betul menyenangkan. Kebanggaan saya sebagai satu-satunya warnet yang desktopnya nyeleneh, terlebih lagi dengan komentar user yang mengatakan bahwa internet di tempat saya jauh lebih cepat,.. ditambah lagi dengan adanya serangan virus lokal yang mulai mengganas saat itu namun tetap tidak mampu menyentuh sistem SuSE Professional 9.3 saya betul-betul membuat saya puas.
Tahun 2006 saya mulai melebarkan sayap ke usaha migrasi dari Win**ws ke Linux, target yang saya tuju adalah sekolah-sekolah, saat itu saya betul-betul seperti orang gila yang menjual barang yang sangat aneh dan tidak di mengerti oleh konsumen. Akhirnya saya menemukan partner usaha, dan mulailah usaha migrasi ini berjalan walaupun tidak bisa dibilang lancar, dari tahun 2006 hingga 2008 ini ada beberapa proyek migrasi yang saya kerjakan, yaitu;
- Lab. Komputer AMN
- Lab Komputer SMA Yos Sudarso Kawunganten
- Warnet HASTAMA Sampang
- Warnet MyNet Sokaraja
- Lab Komputer SMP.N 4 Cilacap
- Warnet AdiJaya-Net Limbangan
Powered by ScribeFire.
